Amalan Sholawat Itu Tidak Berguna, Jika……

Master Khilman

Banyak orang yang sudah melakukan berbagai macam amalan atau lelaku ritual apa pun dengan tujuan yang berbeda satu sama lain.

Salah satunya adalah amalan sholawat. Ada beberapa orang yang curhat ke Saya. Beliau mengatakan bahwa beliau sudah melakukan amalan sholawat yang beliau dapatkan dari berbagai referensi, entah dari para guru, para kiai, atau terutama dari youtube.

Karena, tak bisa dipungkiri bahwa hingga sekarang, banyak sekali berbagai amalan yang dishare di berbagai media sosial. Hanya saja, yang menjadi persoalan adalah bisa saja kurang atau tidak falid keabsahannya.

Apalagi, kalau hanya menyimaknya di youtube, tidak tahu siapa pembuat videonya dan tidak langsung konsultasi langsung dengan sang pakar, bisa jadi salah paham.

Sebab, kebanyakan orang melakukan amalan sholawat tidak benar-benar memahaminya dengan baik.

Dan parahnya lagi, banyak sekali yang melakukan amalan sholawat itu dalam kondisi kepepet punya masalah.

Alhasil, ketika dilakukan baru sekali, dua kali, tiga kali, seminggu, dua minggu, dan seterusnya yang mereka anggap sudah lama, dan belum berhasil, mereka mengeluh.

Ingat, amalan itu harus istikomah. Kalau Anda hanya melakukan amalan shoalwat di saat kepepet atau kondisi sangat butuh, maka Anda tidak akan mendapatkan apa pun kecuali lelah belaka

Karena sangat banyak orang yang demikian. Mereka merasa sudah melakukan amalan, tapi amalannya penuh nafsu.

Nafsu adalah sumber energi negatif, dan inilah yang menghambat.

Nah, jika Anda termasuk pengamal sholawat, tujuan Anda hanyalah untuk keinginan dan kepentingan diri sendiri dengan inginnya cepat-cepat berhasil, maka itu tak akan bisa.

Ya, Anda tidak akan mendapatkan apa pun karena mata hati Anda terbutakan dengan nafsu belaka.

Maka, tata dulu niat Anda. Tata dulu pikiran Anda. Tata dulu hati Anda. Tata dulu batin Anda. Ketika semuanya sudah tertata. Semuanya sudah selaras. Semuanya sudah sinkron, maka kemudahan pun terjadi.

Apa yang menjadi hajat Anda pun terjadi. Apa yang menjadi keinginan Anda bisa terkabul. Ya, karena semuanya sudah selaras dan sinkron.

Maka, mulai sekarang dan seterusnya perbaikilah diri Anda, perbaiki saja apa yang seharusnya Anda perbaiki dalam dirimu.

Jadi, sekali lagi. Amalan sholawat itu tiada guna jika batinmu belum benar-benar bisa slearas dengan amalan sholawat itu.